6 Resep Masakan Sehari-hari Khas Betawi, dari Sayur Asem hingga Pecak Gurame

6 Resep Masakan Sehari-hari Khas Betawi, dari Sayur Asem hingga Pecak Gurame

Resep Indonesia – Menu masakan khas Betawi apa yang menjadi favorit keluarga Bunda? Kangen ya Bunda bisa makan bareng keluarga di restoran favorit. Namun sayangnya situasi saat ini mengharuskan kita tetap berada di rumah.

Untuk mengobati kerinduan, Bunda bisa membuat masakan khas Betawi di rumah yang tak kalah enak. Setiap makanan Betawi pun punya cita rasa khas dan resep masakannya cukup mudah untuk diolah.

Ada banyak masakan Betawi yang menggunggah selera dan dijamin bikin nambah bisa disantap dengan nasi hangat. Misalnya saja sayur asem, semur jengkol, nasi uduk, hingga pecak gurame.

Nah, berikut resep masakan khas Betawi seperti yang dikutip dari buku 200 Resep Pilihan Masakan dan Jajanan Khas Daerah berikut ini.

1. Sayur asem

Bahan:

  • 1250 ml kaldu
  • 100 gram nangka muda,kupas, cuci, potong kecil
  • 2 buah jagung muda, kupas, potong melintang 2 cm
  • 10 buah asam muda, cuci
  • 100 gram kacang tanah
  • 2 lembar daun salam
  • 200 gram daun melinjo, cuci
  • 1 buah terung ungu, kupas, cuci, potong kecil
  • 6 buah kacang panjang, cuci, potong-potong 3 cm
  • 10 buah belimbing wuluh, cuci

Bumbu yang dihaluskan:

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 4 buah cabai merah
  • 1 sdm garam

Cara membuat: 

  1. Campur bumbu halus dengan kaldu. Masak hingga mendidih.
  2. Masukkan nangka, jagung, asam muda, dan kacang tanah. Masak hingga setengah matang. Lalu, tambahkan daun salam, daun melinjo, terung, kacang panjang, dan belimbing wuluh. Masak semuanya hingga matang. Angkat, sajikan hangat.

2. Semur jengkol

Bahan: 

  • 20 mata jengkol, rebus sampai matang, kupas, pipihkan menggunakan pemukul daging
  • 4 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 400 ml air
  • 5 sdm kecap manis
  • Minyak secukupnya, untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan:

  • 5 siung bawang putih
  • 8 butir bawang merah
  • 6 butir kemiri
  • 2 sdt ketumbar
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm gula merah
  • 4 cm kunyit
  • 4 buah cabai rawit merah

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun salam dan serai, aduk rata. Tuangkan air dan kecap, aduk rata.
  2. Terakhir masukkan jengkol, masak sampai kuah mengental. Angkat dan sajikan selagi hangat.

3. Nasi uduk betawi

Bahan:

  • 500 gram beras, cuci bersih, tiriskan
  • 600 ml santan dari
  • 1 butir kelapa tua
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun pandan, sobek- sobek, simpulkan
  • 1 batang serai
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 1 sdm garam

Bumbu sambal kacang:

  • 100 gram kacang tanah, goreng
  • 10 buah cabai rawit
  • 1 buah cabai merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdm cuka
  • 150 ml air matang

Pelengkap:

  • Bawang goreng telur dadar, iris
  • Ikan teri goreng
  • Emping
  • Sambal kacang

Cara membuat: 

  1. Masak beras selama 25 menit hingga setengah matang. Angkat, lalu pindahkan ke panci.
  2. Rebus santan bersama daun salam, daun pandan, serai, ketumbar, dan garam hingga mendidih.
  3. Tuangkan rebusan santan ke dalam panci berisi beras hingga sekitar satu ruas jari di atas beras. Masak di atas api kecil sampai santan habis. Angkat.
  4. Kukus nasi uduk sampai matang. Angkat, aduk, dan sisihkan.
  5. Untuk membuat sambal kacang, haluskan kacang tanah, cabai rawit, bawang putih, garam, dan gula pasir. Tambahkan cuka dan air matang. Aduk rata.
  6. Pindahkan nasi uduk dalam piring, taburi bawang goreng, telur dadar, dan ikan teri.
  7. Sajikan dengan emping dan sambal kacang.

4. Pecak Gurame

Bahan: 

  • 1 ekor (750 gram) ikan gurame besar, potong menjadi empat bagian
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 1/2 sdt garam
  • 75 gram kacang tanah
  • 75 gram kacang mede
  • 1 butir kelapa, buat santan kental

Bumbu yang dihaluskan:

  • 20 buah bawang merah
  • 10 buah digoreng
  • 3 siung bawang putih
  • 10 cabai merah keriting
  • 5 cabai rawit
  • 15 butir kemiri
  • 4 cm jahe
  • 4 cm kencur
  • 4 cm kunyit
  • 1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Lumuri ikan gurame dengan air jeruk nipis dan garam. Biarkan selama 15 menit, lalu tiriskan.
  2. Haluskan kacang tanah, kacang mede, dan sisa bawang merah mentah. Campur kacang dengan bumbu halus.
  3. Didihkan santan bersama bumbu, aduk santan supaya tidak pecah dan santan menyusut dan kental. Angkat dan sisihkan.
  4. Panaskan minyak, goreng ikan hingga kering dan matang. Angkat dan tiriskan.
  5. Taruh ikan di atas piring saji, siram dengan saus sambal kacang bersantan di atasnya.

5. Gabus Pucung

Bahan: 

  • 2 ekor ikan gabus segar, masing-masing 250 gram
  • 1 buah jeruk nipis, peras airnya
  • 4 siung bawang putih, parut
  • 2 sdt garam
  • Minyak secukupnya, untuk menggoreng
  • 2 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya
  • 2 batang  serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 400 ml air
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 batang daun bawang, potong-potong
  • Bawang merah goreng, untuk taburan

Bumbu yang dihaluskan:

  • 10 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 5 buah kemiri, sangrai
  • 4 buah keluak, ambil daging buahnya,rendam air  hangat sampai lunak, tiriskan
  • 2 cm kunyit, sangrai
  • 5 buah cabai rawit merah
  1. Bersihkan ikan gabus, potong-potong dan lumuri dengan air jeruk nipis dan bawang putih halus. Diamkan selama 20 menit hingga bumbu meresap, lalu tiriskan.
  2. Panaskan minyak, goreng ikan sampai matang. Angkat, tiriskan, dan sisihkan.
  3. Panaskan tiga sendok makan minyak bekas menggoreng ikan gabus, tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk purut, dan serai sampai harum.
  4. Masukkan tomat, aduk hingga layu. Tuang air, garam, dan gula pasir. Didihkan.
  5. Masukkan ikan gabus goreng dan daun bawang, aduk rata dan didihkan sekali lagi agar bumbu meresap. Angkat, taburkan bawang merah goreng. Lalu sajikan.

6. Pesmol gurami

Bahan:

  • 500 gram ikan gurami
  • 2 sdm air jeruk nipis sdt garam
  • 3 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 200 ml air
  • 8 buah cabai rawit merah
  • 1 buah wortel, kupas, iris seperti batang  korek api
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 buah mentimun, iris seperti batang korek api
  • Minyak secukupnya, untuk menggoreng dan menumis

Bumbu yang dihaluskan:

  • 5 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 3 cm jahe
  • 4 butir kemiri
  • 1/2 sdt garam

Cara membuat:

  1. Lumuri ikan gurami dengan air jeruk nipis, diamkan selama 15 menit. Cuci bersih, lumuri garam, diamkan selama 15 menit lagi.
  2. Panaskan minyak, goreng ikan hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
  3. Tumis bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum.
  4. Tambahkan air, biarkan hingga mendidih.  Masukkan cabai rawit, wortel, dan gula pasir, masak hingga setengah matang.
  5. Masukkan mentimun, masak hingga kuah agak mengental, angkat.
  6. Taruh ikan gurami dalam piring, siram dengan kuah bumbu kuning. Sajikan selagi hangat.

Itulah enam resep masakan khas Betawi yang bisa Bunda bikin sendiri di rumah. Selamat mencoba ya, Bunda.

4 thoughts on “6 Resep Masakan Sehari-hari Khas Betawi, dari Sayur Asem hingga Pecak Gurame

  1. Hello my loved one I want to say that this post is amazing great written and include almost all significant infos I would like to look extra posts like this

  2. Its like you read my mind You appear to know so much about this like you wrote the book in it or something I think that you can do with a few pics to drive the message home a little bit but other than that this is fantastic blog A great read Ill certainly be back

  3. I loved as much as you will receive carried out right here The sketch is attractive your authored material stylish nonetheless you command get got an impatience over that you wish be delivering the following unwell unquestionably come more formerly again since exactly the same nearly a lot often inside case you shield this hike

  4. certainly like your website but you need to take a look at the spelling on quite a few of your posts Many of them are rife with spelling problems and I find it very troublesome to inform the reality nevertheless I will definitely come back again

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *